Hanya Karena Kami Masih Sendiri, Bukan Berarti Kami Perlu Dikasihani

"  1. Pergi ke pesta tanpa pasangan memang pilihan kami Menghadiri Pesta Bersama Kawan via http://www.hipwee.com Kami senang menerima undang..."

Selamat siang kawan Business Indonesia kali ini admin bakal membuat artikel yang berjudul Hanya Karena Kami Masih Sendiri, Bukan Berarti Kami Perlu Dikasihani, karena kemarin admin telan membuat artikel yang membahas tips lainnya seperti di atikel http://business-idn.blogspot.com/2016/07/surat-terbuka-bagi-mereka-yang-belum.html dan berikut adalah artikel yang membahas Hanya Karena Kami Masih Sendiri, Bukan Berarti Kami Perlu Dikasihani,,oke deh langsung saja berikut tips Hanya Karena Kami Masih Sendiri, Bukan Berarti Kami Perlu Dikasihani.

hipwee-hipwee-girl-hijab-sunset-1920x1200

 

1. Pergi ke pesta tanpa pasangan memang pilihan kami


Menghadiri Pesta Bersama Kawan via http://www.hipwee.com



Kami senang menerima undangan atau hanya sekadar kabar pernikahan. Kami juga tetap hadir dan turut bahagia. Namun, kedatangan kami yang seorang diri kadang malah mengundang tatapan aneh. Seolah kami adalah badut pesta yang lupa membawa hiasan merah di hidungnya.


Kami hanya mau jadi diri sendiri tanpa perlu terjebak dalam kepura-puraan. Bukan enggan dengan kawan dari lawan jenis. Kami dengan senang hati menerima ajakan, tapi juga tidak mau berpusing ria mencari karena menganggap itu sebuah keharusan. Bagi kami datang dengan orang tua atau teman wanita juga tak masalah. Toh sang pengantin juga tetap senang hati dengan doa dan kehadiran, bukan melihat dengan siapa kami datang. 



2. Kami sadar bahwa pernikahan bukan sekadar hubungan untuk meneruskan garis keturunan


Mendidik Anak Juga Salah Satu Prioritas Kami via http://islamidia.com



Foto bayi yang lucu dan potret keluarga bahagia bukannya tidak menggelitik kami untuk menyegerakan. Saat kami turut berkomentar betapa lucunya anak pertama kalian, kami juga sedang membayangkan akan seperti apa milik kami nantinya.


Sejatinya pernikahan menjadi ikatan sakral yang hanya akan dipisahkan oleh ajal. Karena itu, seperti yang sudah dilakukan orang-orang, kami juga berhati-hati dalam memutuskan. Kami tak mau kemudian hanya menjadi orang tua yang mengorbankan anak-anak demi mempertahankan ego semata. Kami sedang mempersiapkan diri menjadi orang tua terbaik bagi generasi yang akan lebih baik dari kami nantinya. Tentunya upaya yang kami lakukan akan sia-sia jika kami tak menemukan orang yang juga melakukan persiapan.



3. Tak perlu risau, kami tetap bisa tampil muda dan segar


Sendirian Bukan Berarti Tak Bisa Dandan via http://rssfeedinstagramhijaber.blogspot.com



Kebebasan kami dari repotnya mengurus tetek bengek urusan rumah tangga membuat kami punya waktu yang lebih leluasa. Kami tak perlu repot mengurus suami pada pagi hari dan bisa mandi dalam bathtub dengan aromaterapi. Saat weekend, kami juga bebas seharian memanjakan diri di salon tanpa perlu ijin siapa pun.


Bukan kami sedang bersorak atas kerepotan pernikahan. Kami hanya ingin kalian sadar bahwa kami tahu kok cara merawat diri dan tampil cantik. Jadi tolong berhenti memberikan tips kecantikan untuk mencari pasangan. Tolong langsung bawakan saja calonnya.



4. Bukannya pemilih, kami hanya perlu waktu mencari orang asing yang akan diajak berbagi


Pernikahan Juga Tentang Saling Berbagi via http://www.kapanlagi.com



Tak bisa dipungkiri bahwa laki-laki yang akan mendampingi nanti adalah orang asing pada mulanya. Mereka bukan orang tua atau saudara kandung yang biasa kami ajak bercanda. Kami perlu waktu menyeseuaikan selama pacaran atau bahkan taaruf yang singkat itu. Berbagai perbedaan akan kami pelajari dan kami terus membuka mata dan telinga untuk tahu tentang dia lebih banyak. Karena kami tahu, setelah menikah kami harus menutupnya rapat-rapat agar tak terusik gosip-gosip tetangga.


Pernikahan bukan sekadar berbagi kamar atau lemari bersama. Kami tahu menerima kehadiran orang lain di sebelah saat bangun pagi akan selalu menimbulkan sensasi kaget yang aneh untuk beberapa hari. Ya, mungkin kami juga perlu mencari orang asing dengan ritme dan tempo dengkuran yang bisa menyeimbangi.



5. Kami akan menikah pada waktunya


Perlu Waktu via http://www.kaskus.co.id



Jangan anggap kesendirian kami sebagai bentuk antipati kami pada sebuah hubungan pernikahan. Kami sadar dan tahu betul tentang ibadah untuk menggenapkan setengah agama itu. Kami tetap memikirkan. Kami juga bukan kaum yang memandang sinis pada mereka yang memutuskan menikah dengan mudah. Kami tetap turut bahagia saat melihat kawan merubah statusnya.


Kami hanya perlu waktu yang tidak sama dengan mereka. Berbagai alasan mulai dari karir hingga sekolah lagi bukan sebagai alibi, namun memang itulah kami. Bukankah kita semua diajarkan untuk menghargai setiap ideologi?



6. Doakan saja



Kami tetap akan menghargai berbagai guyonan untuk cepat menikah. Kami hanya tidak ingin dipandang kasihan. Akan lebih baik kalimat pertanyaan “kapan menikah?” diganti dengan doa “mudah-mudahan cepat menikah ya”. Itu akan terdengar lebih menyejukkan dan lebih bisa kami terima.

, disini kamu juga bisa menemukan semua tips yang sudah admin pilihkan untuk kamu seperti : asuransi, prudential indonesia, asuransi prudential, asuransi kesehatan, asuransi pendidikan, asuransi mobil, asuransi sinar mas, pengertian asuransi, asuransi jiwa, asuransi indonesia

Anda sedang membaca artikel Hanya Karena Kami Masih Sendiri, Bukan Berarti Kami Perlu Dikasihani di Business Indonesia. Anda juga dapat membaca artikel lainnya seperti http://business-idn.blogspot.com/2016/07/mudik-dan-perasaan-yang-tak-merasa.html atau http://business-idn.blogspot.com/2016/07/surat-terbuka-bagi-mereka-yang-belum.html.

Semua artikel yang ada di Business Indonesia adalah artikel pilihan yang sudah admin pilihkan untuk kamu...semoga artikel yang barusaja kamu baca bisa bermanfaat.

Kesimpulan artikel ini adalah "  1. Pergi ke pesta tanpa pasangan memang pilihan kami Menghadiri Pesta Bersama Kawan via http://www.hipwee.com Kami senang menerima undang..."

Buat yang ingin membuat blog atau website dengan harga terjangkau kalian bisa buka AsiadevMedia.com untuk melihat harga detailnya.

No comments:

Post a Comment

Silahkan berkomentar dengan bijak,,jangan meninggalkan link aktiv ya brow

Powered by Blogger.